Skip to main content

Featured

pertama di indonesia

 

PENGERTIAN DOA DAN SEMBAHYANG



PENGERTIAN DOA DAN SEMBAHYANG

Apakah terdapat perbedaan antara sembahyang dan berdoa? Secara singkat dapat dijelaskan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara kedua hal tersebut. Sembahyang lebih bersifat formal, dilakukan di tempat tertentu (tempat yang diyakini suci seperti berbagai tempat pemujaan), namun berdoa dapat dilakukan kapan saja, di mana saja dengan bahasa Sanskerta atau bahasa hati. Mengapa kita mesti berdoa, bukankah dengan sembahyang saja cukup? Jawaban yang pertama adalah kita berkewajiban untuk setiap saat ingat dan memusatkan perhatian kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kitab suci Bhagavadgìtà secara tegas menyatakan:

Manmanà bhava madbhakto
madyàjì màý namaskuru,
màm evaisyasi satyaý te
pratijàne prìyo'si me.

Bhagavadgìtà XVIII.65.

(Berpikirlah tentang Aku senantiasa, jadilah penyembah-Ku,
bersembahyang dan berdoa kepada-Ku, dengan demikian,
pasti engkau datang kepada-Ku. Aku berjanji demikian
kepadamu, karena engkau Aku sangat kasihi)

Berdasarkan kutipan wejangan suci di atas, dapatlah kita pahami bahwa sembahyang dan berdoa mesti senantiasa kita lakukan karena Tuhan Yang Maha Esa menegaskan bahwa dengan senantiasa berpikir tentang-Nya, mengingat-Nya, bersembahyang dan berdoa kepada-Nya, Tuhan Yang Maha Esa akan membukakan pintu hati-Nya dan kita datang kepada-Nya. Alasan lebih jauh mengapa kita perlu berdoa adalah dalam rangka proses membiasakan diri (abhyàsa) guna mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mendekatkan diri kepada-Nya dengan membiasakan diri, akan mudah dilakukan bila kita telah memiliki keikhlasan (tyàga) dan tidak terikat terhadap obyek keduniwian (vairagya), mensyukuri karunia-Nya (santosa) dan keseimbangan lahir dan batin dalam suka dan duka (sthitàprajña). Dengan membiasakan diri berpikir tentang-Nya, berdoa kepada-Nya di setiap saat, maka melalui doa kita ini, kita akan bebas dari segala penderitaan dan pikiran-pikiran negatif yang menjerumuskan diri kita dan orang lain. Di mana nama-Nya disebutkan, di sana Tuhan Yang Maha Esa hadir dan menganugrahkan kasih dan kebahagiaan. Demikian pula memanjatkan doa, mohon keselamatan, kerahayuan dan pengampunan dapat dilaksanakan kapan saja, di mana saja dan dalam situasi apapun juga.

Comments

Popular Posts