Skip to main content

Featured

pertama di indonesia

 

Yadjña Pintu Sorga Dan Moksa





SORGA DAN MOKSA MELALUI YADNYA



Yadjña siûþasinaá santo

Mucyante sarva-kilbiûaih

Bunjañte  te tv aghaý pàpà

Ye pancatnty àtma-kàranàt

Bhagavad gita III.13

Ia yang memakan sisia yajna akan terlepas dari segala dosa, tetapi ia yang memasak makanan hanya bagi dirinya sendiri, sesungguhnya makan dosea.



Yajña-siûþàmrta-bhujo

Yanti brahma sanatanam

Nayam loko’sty ayajnasya

Kuto’nyah kuru-sattama

Bhagawad Gita IV.31

Mereka yang maka sisa persembahan, sebagai amrta, mencapai Brahman yang kekal abadi, dunia ini bukan bagi yang tidak beryadnya apa lagi dunia yang lain.



 Pemnafsiran dari isi sloa diatas memuat beberapa hal yang takterpisahkan namun namun menjadi kesatuan, tapi untuk kepentingan akademis kami coba untuk menguraikan beberapa komponen yang di muat dalam sloka tersebut yait :

-       Makan dari sisa persembahan, sebagai amrita.

-       Pencapaian moksa atau bersatunya dengan brahman

-       Dunia ini adalah dunia bagi orang yang mau melaksanakan yadanya dan juga dunia yang lain bukan utuk orang yang tidak mau beryajna.

Dari ruang lingkup isi sloka diatas dapat di uraikan sebagai berikut

I.              Kehidupan manusia di dunia ini hidup karena makanan, makan makanan yang menyebabkan kehidupan atau amrita adalah makan yang menurut teori maslow merupakan salah satu kebutuhan pokok, namun dalam rangka memenuhi kebutuhan makan tersebut hendaknya sesuai dengan  ajaran agama dimana makanan tersebut bukan semata-mata hanya untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi bagaiman makanan itu bias bermanfaat bagi fisik kita, pikiran kita, nurani dan rohani kita. Sehingga makanan itu juga membawa kebahagiaan jasmani dan rohani, kebahagiaan sekala dan niskala.

Sesuai dengan ajaran kitab suci kita hendaknya makan dari sisa persembahan maka secara tersirat kita wajib hukumnya untuk melakukan yajna jika ingin makan agar makan menjadi amrta kalo tidak maka kita makan dosa kita sendiri.



II.            Kedua, semua manusai yang normal pasti menginginkan hidu damai di dunia dan damai diakhirat, atau di dunia hidup bahagia diakhirat masuk sorga minimal dank al bisa kita moksa. Dari sloka diata sangat jelas menyebutkan bahwa orang yang melakukan yajna dibebeaskan dari segala papa/dosa, dengan benasnya kita dari dosa maka dapat dipastikan kita berada di sorga, bahkan dengan melaksanakan yadnya otomatis kita akan memakan-makanan sisa yajna atau makanan yang telah dipersembahkan maka kita akan di bawa kea lam brahman berarti sesuai dengan tujuan untuk bersatu dengan brahman yang berarti kita moksa.



III.           Hidup manusia dibekali dengan hutang maka secara tersirat juga kita ini wajib membayar hutang baik kepada Orang tua; karena kedua orang tua itulah kita bisa lahir kedunia ini, belia yang membesarkan, mendidik dan melatih sehingga kita bisa berjalan, bekerja dll, sebodoh dan sejelek apapuan orang tua kita, karena jasa beliaulah kita bisa ada, sebai dan sepintar apapun kita di dunia ini tidak akan pernah melahirkan orang tua, karena itulah hutang itu tidak bisa lunas kecuali melalui yajna dan bhakti kepada orang tua kita. kepada  Pari pemberi pengetahuan; kerena berpat pembimbing para guru kita bisa memiliki pengetahun, lewat para Rsi  kita bisa mempelajari pengetahuan suci saat ini,lewat para guru kita memiliki wiweka utuk bisa membedakan mana yang baik dan buruk.  kepada alam tempat kita hidup; seluruh aktifitas kehidupan kita berada dialam semesta ini khususnya pada planet bumi ini, dengan sikap baik atau buruk.  dan hutang kepada Tuhan, melalui segala prabhawa bliau di dunia ini  karena ada lima hal yang mutlak menjadi kuasa beliau yaitu lahir,  hidup, mati, rejeki, dan jodoh yang sudang dirancang ketika kita masih dalam kandungan (Manawadharmasastra….),  Maka benarlah seperti yang tersurat dalam sloka diatas “dunia ini bukan bagi orang-orang tidak mau melaksanakan yajna. Dari sloka dan hutang yang kita miliki itulah menyebabkan adanya Panca Yadnya secara umum dan jika dirinci satu persatu akan memiliki bagian masing-masing ditambah lagi dengan kwalitas dan tinggkatan yajna yang dilakukan.

Comments

Popular Posts